8 Buku Psikologi Yang Harus Anda Baca

8 Buku Psikologi Yang Harus Anda Baca – Psikologi adalah bidang yang luas jangkauannya, mencakup segala sesuatu mulai dari keterikatan sosial hingga gangguan otak dan sistem saraf (neurologi).

8 Buku Psikologi Yang Harus Anda Baca

chsourcebook – Kami telah menyusun daftar sepuluh buku Psikologi yang menurut kami harus dibaca setiap siswa, baik Anda sedang mempelajari subjek tersebut di universitas atau baru mulai mengeksplorasi minat Anda terhadapnya.

1. The Man Who Mistook His Wife for a Hat and Other Clinical Tales – Oliver Sacks

Melansir oxfordscholastica, Dalam buku klasik ini, Sacks mendokumentasikan sejumlah kasus menarik dan aneh yang ia temukan dalam pekerjaannya sebagai ahli saraf.

Baca juga : Rekomendasi Buku untuk Membangun Karakter & Mengajarkan Nilai Penting Anak Anda

Buku tersebut dinamai berdasarkan salah satu kasus berikut: pria yang mengira istrinya bertopi memiliki agnosia visual. Ini adalah kondisi di mana orang tidak dapat menginterpretasikan informasi visual sehingga tidak dapat mengenali objek atau wajah. Dari kasus ini tentang seorang pasien yang tidak bisa mengenali kakinya sendiri, Sacks menangani kondisi yang paling luar biasa.

Ini adalah buku yang menarik dan mudah dibaca, yang akan membuat Anda menghargai bahwa banyak yang bisa salah di otak kita.

2. The Psychopath Test: A Journey through the Madness Industry – Jon Ronson

Dalam The Psychopath Test, Ronson menjelaskan pencariannya untuk menentukan apakah benar banyak CEO dan politisi kelas atas adalah psikopat.

Dia menceritakan kisah kunjungannya ke psikopat, serta ke psikolog dan psikiater yang mempelajarinya. Buku ini juga melihat bagaimana psikopat didiagnosis dan mengeksplorasi Tes Psikopat yang dikembangkan oleh Bob Hare.

Ronson menawarkan wawasan menarik ke dalam pikiran psikopat, serta beberapa cerita yang sangat menarik, membuat buku ini layak dibaca.

3. Phantoms in the Brain: Probing the Mysteries of the Human Mind – V.S. Ramachandran and Sandra Blakeslee

Phantom in the Brain adalah buku menarik yang mengeksplorasi berbagai gangguan neurologis, seperti phantom limbs.

Sebuah phantom limb adalah suatu kondisi di mana orang yang diamputasi dapat merasakan anggota tubuh yang diamputasi setelah hilang (dan dalam beberapa kasus bahkan merasakan sakit di dalamnya yang sangat sulit untuk diobati). Buku tersebut menjelaskan penyebab fenomena ini, di antara banyak kondisi lainnya. Penulis menjelaskan bagaimana ini dapat menginformasikan pemahaman kita tentang otak dan juga menyajikan banyak kasus menarik dari pasien dengan kondisi ini.

Membaca ini akan memberi Anda pemahaman tentang bagaimana otak membentuk persepsi kita tentang dunia dan diri kita sendiri.

4. 50 Great Myths of Popular Psychology: Shattering Widespread Misconceptions About Human Behavior – Scott O. Lilienfeld, Steven Jay Lynn, John Ruscio & Barry Beyerstein

Seperti judulnya, buku ini menghilangkan 50 kesalahpahaman populer dalam psikologi. Ini adalah klaim yang tidak benar secara ilmiah tetapi masih terus disebarkan oleh masyarakat umum.

Penulis bertujuan untuk menunjukkan bahwa akal sehat sebenarnya dapat menyesatkan orang. 50 Mitos Besar Psikologi Populer mendorong kita untuk berpikir kritis dan mengevaluasi klaim-klaim ini, daripada sekadar menganggapnya benar.

Ini adalah buku yang menarik, dan pasti layak dibaca – kebanyakan dari kita mungkin tidak menyadari bahwa banyak di antaranya adalah kesalahpahaman.

5. The Language Instinct: How the Mind Creates Language – Steven Pinker

Sepanjang buku ini, Pinker mengeksplorasi gagasan bahwa bahasa adalah bawaan manusia, sebuah fenomena yang ia gambarkan sebagai ‘naluri bahasa’.

Pinker menjadikan bahasa sebagai kemampuan yang unik bagi manusia: kami mengembangkannya untuk dapat berkomunikasi. Buku ini mengeksplorasi banyak kasus yang mendukung gagasan bahwa bahasa dan tata bahasa merupakan satu kesatuan (gagasan yang pertama kali diajukan oleh ahli bahasa Noam Chomsky).

Ini adalah pengantar yang sempurna untuk psikologi bahasa dan linguistik. Itu diisi dengan kasus dan ide menarik yang akan memberi Anda perspektif berbeda tentang cara kerja otak Anda.

6. Predictably Irrational – Dan Ariely

Dalam Predictably Irrational, Ariely, yang merupakan seorang ekonom perilaku, menolak kepercayaan yang dianut secara luas bahwa manusia membuat keputusan yang rasional. Sebaliknya, dia mengemukakan gagasan bahwa kita berperilaku tidak rasional. Misalnya, kita akan makan sepiring lagi di buffet sepuasnya meskipun kita sudah kenyang.

Buku ini membahas banyak faktor yang berkontribusi pada perilaku ini: harapan, emosi, norma sosial, di antara kekuatan lainnya. Ini mengungkap kesalahan irasional yang kita buat secara konsisten – kesalahan yang dapat diprediksi. Ariely juga menawarkan saran untuk menghentikan perilaku ini.

Membaca ini akan menantang apa yang Anda pikir Anda ketahui tentang perilaku Anda sendiri, dan membantu Anda berhenti membuat kesalahan irasional yang sama.

Baca juga : 9 Buku Tentang Bullying & Pencegahan Bullying

7. Thinking, Fast and Slow – Daniel Kahneman

Thinking, Fast and Slow adalah deskripsi menghibur dari penelitian yang telah dilakukan Kahneman selama karirnya.

Di dalamnya, Kahneman mengeksplorasi hubungan antara dua mode pemikiran yang dia usulkan untuk kita miliki. Sistem 1 bersifat impulsif, otomatis, dan intuitif: ini terjadi tanpa pikiran sadar kita. Namun, Sistem 2 bijaksana, disengaja, dan penuh perhitungan. Buku ini menjelaskan bagaimana interaksi antara sistem ini menentukan bagaimana kita berpikir dan bertindak.

Kahneman telah menulis ringkasan yang menyenangkan dari karya terbaru dalam psikologi sosial dan kognitif – yang hampir pasti akan membuat Anda berpikir secara berbeda tentang cara Anda berpikir.

8. Bad science – Ben Goldacre

Ini bukan hanya buku psikologi, melainkan tentang sains secara umum – khususnya sains yang buruk, seperti judulnya.

Bad Science mengimbau pembaca untuk menyadari pemahaman yang buruk tentang bukti ilmiah dan statistik di masyarakat kita. Misalnya, Goldacre mengeksplorasi bagaimana pelaporan sains di media cenderung menghasilkan laporan penelitian dan data yang sangat tidak benar. Dia juga menjelaskan bagaimana perusahaan farmasi menyalahgunakan statistik untuk keuntungan mereka sendiri, dan bagaimana homeopati menipu begitu banyak orang untuk berpikir bahwa itu adalah obat.

Buku ini jenaka dan mudah dibaca – dan akan membuat Anda mempertanyakan semua yang pernah dikatakan kepada Anda adalah benar.